Kamis, 09 Juni 2022

Bersihlah Negeriku Birulah Lautku

smepanesa news- Kegiatan bersih-bersih pantai merupakan kegiatan yang positip yang harus di galakan untuk generasi muda, tepat hari Minggu 5 juli 2022, pukul 07.00 WIB, siswa dan siswi SMPN 1 Munjungan mengadakan pembersihan sampah dipinggir pantai blado yang letaknya 1 km ke selatan dari posisi sekolah, dalam kegiatan tersebut tidak ada hanya siswa dan siswi SMPN 1 Munjungan tetapi semua unsur elemen masyarakat di libatkan mulai muspika, karangtaruna dan organisasai kemasyarakatan yang ada di kecamatan munjungan.


Mulai sampah plastik,  kita kumpulkan dengan mengambil satu-persatu yang kita wadai dengan tas, kemudian kita kumpulkan jadi satu, sedangkan sampah yang berupa ranting, kayu , tempurung kelapa dll  kita jadikan satu dan diadakan pembakaran, selanjutnya dikubur di dalam tanah dengan menggunakan alat berat  exavator

Tujuan kegitan ini untuk menjadikan bibir pantai blado mejadi bersih dan yaman karena sekarang ini banyaknya pengunjung yang datang ke pantai blado, baik lokal maupun dari luar daerah.

Dalam  keterangannya Subakin, SPd, selaku WK kesiswaan  “Kegiatan seperti ini merupakan dalam upaya Pendidikan karakter bagi peserta didik kita untuk mencintai negeri ini dengan aksi yata terjun kelapangan untuk membersihakan sampak di seluruh bibir pantai blado, sehingga budaya besih akan tercermin dalam kehidupan peserta didik kita “

Selain kegiatan bersih pantai, di sekolah juga mengadakan kegiatan bersih lingkungan, dimana semua sampah di kumpulkan dan dipilah-pilah antara organic dan organic. Selanjutnya untuk yang organik di jadikan pupuk yang di manfaatkan untuk meyuburkan tanaman yang ada di sekolah.


“Proses pembuatan pupuk organik yang kita lakukan Bersama anak pertama sampah daun yang jatuh dari pohon kita kumpulkan kemudian kita Rajang menjadi kecil-kecil selanjutnya siapkan ember dan air yang sudah kita campur dengan decomposer selanjutnya daun yang sudah kita Rajang tadi kita siram dengan larutan decomposer, selanjutnta kita masukkan ke ember dan di kita fermentasi beberapa minggu”  Ungkap Edang Suparmi, S,Pd yang merupakan guru pembimbing dalam pembuatan sampah organik


Diharapkan kegiatan ini menjadi kegiatan yang positif bagi anak didik SMPN 1 Munjungan, sehingga menjadi cerminan karakter yang nantinya akan di bawa di tegah-tegah masyarakat yang mencintai alam sekitar

admin

Author & Editor

1 comments:

  1. The third information point contains those who gambled regularly on casino video games and took part in two other playing codecs on a month-to-month basis, etc. As a result, people might belong to multiple of} plotted tendencies. Since 1996, the National Center for Responsible Gaming has been a U.S. organization focused on launching a area of study to explore playing disorder. The NCRG has efficiently established a rigorous and thriving area designed to further our mission of serving to people and families affected by playing disorder via first-class research and evidence-based education schemes. However, playing is a worldwide phenomenon and 더킹카지노 a number of the} most necessary research is being carried out exterior of US borders.

    BalasHapus